Pages

Rabu, 25 September 2013

Website Resmi ISG 2013 Diretas “Israel”

Entah kebenaran semata atau ada hubungannya antara kemenangan tim sepakbola Palestina atas Indonesia di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) dengan peristiwa yang mencoreng muka bangsa kita. Ya, paling tidak mencoreng muka penyelenggara ISG 2013.

Apakah peristiwa tersebut ? Sekitar pukul 21.30 WIB kemarin malam (25/09), saya mengakses website resmi ISG di www.inaisgoc.2013.or.id. Ternyata website resmi penyelenggara ini telah berhasil diretas oleh peretas yang mengatasnamakan BarrabravaZ (Israel Cyber Army). Bendera Israel berkibar-kibar ketika kita klik website ini.

Tampilan website ISG2013 Tampilan website ISG2013

Saya menahan diri untuk tak menulis tentang hal ini, karena  yakin tak lama lagi panitia akan bertindak dan membersihkan website resmi ISG 2013 ini. Pagi-pagi sekitar pukul tujuh, mencoba kembali mengakses web tersebut, ternyata kondisinya tidak seperti perkiraan saya. Israel Cyber Army masih mengusai web. Sekitar pukul Sembilan muncul hal menarik lain, Israel Cyber Army telah menjelma menjadi “Bonek Hacker Inc” dan dibawahnya muncul running text bertuliskan “Sayang sekali, website resmi seperti ini bernaung di hosting masterweb ;) Simpel banget, kalau mau aman, segera pindah hosting. J Murah jadi alasan. Hanya saran dari bocah berusia 16 tahun. Contact me : barrabravaz1927@gmail.com”

Tampilan web ISG2013 pada pagi hari ini Tampilan web ISG2013 pada pagi hari ini

Awalnya, saya menduga ada semacam nuansa politis dibalik peretasan laman resmi event olahraga yang diikuti oleh para anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Tapi, setelah melihat pesan dan siapa yang meretas, saya berkesimpulan bahwa peretas tak terlalu punya motif yang kuat secara politik.

Sungguh sangat disayangkan, penyelenggaraan yang di awal-awal ini sudah cukup baik, meski dengan persiapan yang tertatih-tatih harus tercoreng oleh peristiwa yang sebenarnya bisa diantisipasi panitia.

Implikasi dari kejadian ini tentu saja pada kepercayaan dunia internasional terhadap kita sebagai bangsa, yang dianggap tidak profesional dan sungguh-sungguh menyelenggarakan kegiatan internasional. Semoga saja hal memalukan macam ini tidak terjadi di perhelatan KTT APEC Oktober nanti.

Sudah saatnya kita memberi perhatian serius terhadap keamanan situs-situs resmi baik yang bersifat permanen (situs kementerian dan sebagainya) maupun laman yang sifatnya sementara seperti web ISG.

Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Kompasianer (anggota Kompasiana) yang menayangkannya.Kompasiana tidak bertanggung jawab atas validitas dan akurasi informasi yang ditulis masing-masing kompasianer.

View the original article here



Peliculas Online

0 komentar:

Posting Komentar