Pages

Rabu, 25 September 2013

Permainan Kasar. Siapa Biang Keladinya?

Striker AC Milan, Mario Balotelli, berang terhadap wasit Luca Banti yang tidak perduli saat ia dikasari pemain lawan. Bahkan, ia, melancarkan pernyataan tak pantas sesusai pertandingan Seri-A antara Milan dan Napoli, akhir pekan lalu (Kompas.com)

Siapa Biang Keladinya?

Permainan keras menjurus kasar sering kita lihat dalam permainan sepakbola. Tak perduli di liga terbaik dunia sekalipun. Bahkan, pemain berargumen kepada wasit bahwa ia baru satu kali (dengan menunjukan telunjuknya) mengasari lawan. Bila hal ini dibiarkan,sama saja kita meredupkan sinar pemain yang bertalenta.

Mungkin dua hal yang bisa kita cermati:

Pertama. Mengetahui permainan lawan lebih superior, pelatih dengan sengaja mengintruksikan pemainnya untuk bermain “keras”. Semoga para pelatih di Indonesia tak mengadopsinya. Niat yang tidak baik akan berujung buruk pula.

Kedua. Wasit yang kurang tegas sebagai pengadil di lapangan akan menumbuhkan “kekerasan” dalam pertandingan. Kita rindu wasit Pierluigi Collina. Pemain akan berpikir seribu kali untuk melancarkan protes kepadanya, apalagi menatap matanya. Tetapi. Wasit juga manusia.

Dunia sepakbola tanpa kartu? Semoga bertambah pemain kaliber mengakhiri kariernya tanpa pernah mendapatkan kartu satu bijipun.

Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Kompasianer (anggota Kompasiana) yang menayangkannya.Kompasiana tidak bertanggung jawab atas validitas dan akurasi informasi yang ditulis masing-masing kompasianer.

View the original article here



Peliculas Online

0 komentar:

Posting Komentar