Pages

Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 November 2013

Menparekraf hadiri "Indonesia Week" di Tiongkok

Fuzhou (ANTARA News) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu membuka "Wonderful Indonesia" di kota Fuqing dalam kunjungan kerjanya ke Tiongkok (RRT).

Mari Elka melakukan pertemuan bilateral dengan Pemerintah Provinsi Fujian dan membahas cara meningkatkan hubungan antara Fujian dan Indonesia, di antaranya permohonan dukungan untuk Fujian Commodities Fair yang diselenggarakan di Indonesia dan peningkatan hubungan melalui program sister provinsi (Jawa Tengah-Fujian) dan sister cities (Surabaya-Fuzhou, Chengzhou-Palembang).

Seperti tertulis dalam keterangan pers yang diterima Antara News, Minggu, adanya penerbangan langsung oleh Xiamen Air antara Fuzhou, ibu kota Fujian, dan Jakarta diharapkan dapat peningkatan hubungan ekonomi dan peningkatan kunjungan dua arah antara wisatawan RRT dari Fujian dan Indonesia.

Acara promosi Wonderful Indonesia yang dilaksanakan di Fuqing dilaksanakan dengan kerja sama antara Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI) dengan Kemenparekraf, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Pemerintah Kota Fuqing. Acara diselenggarakan di Art & Cultural Center Fuqing, RRT selama tiga hari dari tanggal 8 hingga 10 November 2013.

"RRT merupakan pasar utama pariwisata kita yang setiap tahun tumbuh pesat (double digit) memberikan kontribusi cukup besar terhadap kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia," kata Mari Pangestu.

Pada Januari hingga Agustus 2013 jumlah kunjungan wisman dari RRT ke Indonesia sebanyak 505.812 wisman atau mengalami pertumbuhan hingga 22,56% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Keseluruhan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Januari-September 2013 sebanyak 6,4 juta sehingga pada akhir tahun ini optimistis akan meraih target sebesar 8,6 juta wisman.

Program promosi Wonderful Indonesia akan digencarkan ke negara terdekat seperti Singapura, Malaysia, Australia, Jepang, dan RRT.


View the original article here

Rolls-Royce anggap Indonesia pasar potensial

Rolls-Royce Wraith (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Jakarta (ANTARA News) - Rolls-Royce optimistis dengan pasar Indonesia sehingga mereka mendistribusikan Wraith.

Menurut General Manager Rolls Royce Motor Cars Asia Pasifik, Dan Balmer, pasar otomotif di Indonesia masih terus berkembang dan memiliki banyak potensi.

"Indonesia memang jadi salah satu pasar yang berpotensi untuk kamis, meski penjualan Rolls-Royce Ghost dan Phantom tidak sebesar di negara lain," katanya saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat.

"Konsumen kami itu adalah global people. Orang Indonesia yang punya investasi dimana-mana. Jadi keadaan ekonomi ini tidak mengubah kemampuan beli, hanya pembeliannya ditunda," katanya.

Dia bahkan menyebut pasar Indonesia mungkin akan jadi pasar terbesar merek mobil Inggris di tahun-tahun yang akan datang.

"Meski sekarang pasar terbesar kami masih Singapura," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, semua lini milik Rolls-Royce pun diboyong ke Indonesia dan yang terbaru adalah Wraith, yang sudah bisa dipesan konsumen sejak hari ini.

"Tapi baru bisa dikirim pada pertengahan tahun depan. Kalau ada tambahan bespoke ya lebih lama dari itu," katanya. Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT � 2013


View the original article here

Bank Dunia yakin Indonesia dapat mengatasi tekanan ekonomi

Ilustrasi. Dua pekerja berjalan di atas jembatan sementara (temporary bridge) dengan latar belakang pembangunan Terminal Peti Kemas Kalibaru, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (7/11). (ANTARA FOTO/Hermanus Prihatna)

Selama dekade terakhir, dunia telah melihat Indonesia muncul sebagai negara berpendapatan menengah
Jakarta (ANTARA News) - Direktur Negara Bank Dunia untuk Indonesia yang baru dilantik, Rodrigo Chaves, mengatakan, Indonesia akan dapat mengatasi tekanan ekonomi saat ini sebagaimana pernah dialami dalam tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Rodrigo Chaves, dalam siaran pers Bank Dunia yang diterima di Jakarta, Sabtu, hal tersebut dinilai antara lain karena fundamental makroekonomi Indonesia yang kuat dan manajemen fiskal yang penuh kehati-hatian.

Karena itu, ujar dia, Bank Dunia meyakini bahwa Indonesia akan mengatasi tekanan saat ini yang memengaruhi rupiah dan akan tahan melawan volatilitas eksternal.

"Lebih penting lagi, bangsa besar ini memiliki apa saja yang dibutuhkan guna membawa kesejahteraan bagi rakyatnya," kata Chaves yang mendapatkan gelar doktorat ekonomi dari Ohio State University.

Sebelum bergabung dengan kantor Bank Dunia di Indonesia, Chaves menjabat sebagai Direktur Pengentasan Kemiskinan dan Manajemen Ekonomi untuk Amerika Latin dan Karibia.

Menurut dia, tantangan pembangunan yang dihadapi di Amerika Latin dan Karibia serupa dengan kondisi yang dihadapi di Indonesia, seperti berkembangnya ketimpangan sosial dan kebutuhan bagi kaum miskin dan masyarakat rentan, termasuk memperluas akses kepada pendidikan, kesehatan, air minum, dan jasa layanan dasar lainnya.

Chaves akan memimpin program di Indonesia yang mencakup portofolio sebanyak 37 operasi aktif, dengan komitmen net sebesar 8 miliar dolar AS dalam bentuk pinjaman terhitung Agustus 2013.

Beragam program tersebut berkisar dari dukungan terhadap pembangunan di dalam masyarakat, perluasan energi geothermal, dan jasa layanan pendidikan anak-anak usia dini.

"Setelah enam dekade kemitraan produktif, Bank Dunia merasa terhormat untuk melanjutkan dukungan terhadap ambisi Indonesia untuk menjadi salah satu negara paling makmur," kata Chaves.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan tahun anggaran 2014 merupakan periode stabilisasi dan pemerintah lebih fokus untuk membenahi fundamental perekonomian nasional, dengan risiko pertumbuhan tidak akan lebih tinggi dari angka enam persen.

Chatib memastikan pemerintah akan menetapkan kebijakan fiskal yang ketat dengan menjaga defisit anggaran serta memastikan agar defisit neraca transaksi berjalan tidak makin melebar, sebagai upaya stabilisasi tersebut.


View the original article here

Selasa, 05 November 2013

Perkenalkan Satu Lagi Bakal Calon MPV Listrik Indonesia, Gendhis.

Masih ingat dengan proyek ambisius pak Dahlan Iskan untuk membuat MPV bertenaga listrik yang rencananya akan dipakai oleh delegasi APEC? MPV yang kabarnya akan dibuat semewah Toyota Alphard ini memang mengundang rasa ingin tahu, tak lain tak bukan karena pak Dahlan dan tim sendiri belum pernah menampilkan sosok MPV ini.

Mobil listrik karya putra putri bangsa Indonesia siap dipamerkan pada KTT APEC di Nusa Dua Bali. Mobil listrik yang ditampilkan antara lain tipe sport car dengan nama 'Selo' dan tipe minibus sejenis Alphard dengan nama 'Gendhis'.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan kepada wartawan seperti dikutip Jumat (26/7/2013).
"Di sana juga ada yang penting (mobil listrik), satu lagi namanya Gendhis setingkat Alphard," ucap Dahlan.
Selain itu juga ditampilkan bus listrik dalam KTT APEC tersebut. Semua mobil listrik ini akan digunakan untuk operasional delegsi APEC non kepala pemerintahan di kawasan Nusa Dua. Mobil listrik buatan Indonesia ini diciptakan oleh Ricky Nelson dan Dasep Ahmadi.

"Buat delegasi tapi non kepala pemerintahan. Kan ada setingkat Menteri, Dirjen, Media. Itu nanti akan ada 200 mobil. Dia terus muter venue di Nusa Dua, itu terdiri dari mobil bio diesel 150 unit sisanya mobil listrik dan hybrid. Itu yang boleh beroperasi di Nusa Dua," tambahnya.
Sumber : Detik Oto

Nah tampaknya desain dari Gendhis diungkapkan oleh sebuah Page di Facebook beralamat di https://www.facebook.com/Catatan.Dahlan.Iskan



Gendhis sendiri dalam bahasa Jawa berarti gula, mungkin diharapkan mobil ini bisa menjadi pusat perhatian para delegasi APEC, nah sekarang bandingkan dengan Arimbi



Apakah keduanya bakal benar-benar diproduksi? kita tunggu saja dengan penuh harap

UPDATE :
Barusan dari Detik tertangkap penampakan asli Gendhis









Sumber : http://oto.detik.com/readfoto/2013/10/02/141619/2375539/647/1/mobil-listrik-siap-mejeng-di-ktt-apec991101mainnews

Wow, Mobil Ini Lebih Murah Daripada Mobil-Mobil LCGC

Ya mobil ini memang lebih murah dari mobil-mobil LCGC, tapi ini bukan Tata Nano, mobil ini dari halaman rumah kita sendiri alias produksi dalam negeri. Adalah mobil Tawon yang menyeruak ke kancah persaingan dengan mobil city car yang dibanderol dibawah harga mobil-mobil LCGC yaitu mulai 50 jutaan.


Mesin yang ditawarkan adalah mesin dua silinder 644 cc, memang kecil namun city car memang dirancang untuk daerah perkotaan kan?


































Harga mulai dari Rp 54 jutaan cukup bersaing dengan mobil-mobil program LCGC.



























Kalau anda merasa kurang sreg dengan versi penumpang masih ada Tawon tipe pickup dan van, cocok untuk usaha kecil anda.



Pickup ini cocok untuk daerah padat perkotaan seperti Semarang atau Jakarta karena dari segi fisik lebih kecil daripada mobil-mobil pickup lain.

Jika anda tertarik membelinya bisa mengisi formulir ini




Korupsi Semakin Meningkat Di Seluruh Dunia, Benarkah?

Fakta berikut ini bisa membuat anda terkejut, selama ini kita menganggap negara kita salah satu negara yang korup, namun tahukah anda orang-orang diluar sana juga berpikiran sama seperti anda, bahwa negara mereka juga semakin korup.

Transparency International sebuah organisasi international nirlaba yang fokus terhadap masalah korupsi mengeluarkan Global Corruption Barometer 2013. Untuk menciptakan barometer Transparency International mensurvey 114.000 responden di 107 negara, dan hasilnya mengejutkan, berikut ini negara yang dianggap mengalami peningkatan korupsi dan penurunan korupsi.

Peningkatan Korupsi

Corruption Increased

Peta merah adalah negara yang penduduknya menganggap korupsi semakin meningkat. Hampir kebanyakan responden di negara tersebut menganggap korupsi semakin meningkat.

Tidak ada perubahan.

Corruption Stayed The Same

Negara-negara yang menganggap tingkat korupsi masih sama atau tidak ada perubahan, yaitu negara : Bulgaria, Croatia, Denmark, Finland, Japan, Jordan, Kazakhstan, South Korea, Kyrgyzstan, Latvia, Norway, Switzerland

Tingkat korupsi menurun

Corruption Decreased

Dan ini negara yang penduduknya menganggap tingkat korupsi telah berkurang Azerbaijan, Belgium, Cambodia, Fiji, Georgia, Philippines, Rwanda, Serbia, South Sudan, Sudan, and Taiwan.

Informasi lebih lanjut bisa di unduh disini

Walaupun masyarakat kita masih menganggap tingkat korupsi meningkat, namun kita tidak perlu patah arang, untuk itulah perlu dukungan masyarakat terhadap kepemimpinan SBY untuk membasmi korupsi di negara kita.

Sumber:

Ini Dia Aksi Joe Taslim Di Fast Furious 6



(Dari media.viva.co.id)


Sebenarnya saya bukan penggemar berat Fast Furious, namun karena ada aktor kita beradu akting disana
akhirnya saya penasaran berat juga melihat akting dia di Fast Furious 6 atau Fast Six. Di film ini Joe kebagian peran sebagai antek-antek penjahat, daftar kejahatannya antara lain mencuri tank dan melindas mobil-mobil lain di depannya (Ini sebenernya adegan sadis juga, namun digambarkan di film mobil-mobil tersebut setelah terlindas tidak nampak seorang pun didalamnya), kebagian scene memukuli Han dan Tyresse (terselip juga dialog kocak didalamnya). Simak saja cuplikan videonya dibawah ini



Oh ya di film ini Joe juga mengucapkan satu kalimat dalam bahasa Indonesia (yang sepertinya tidak disadari para penonton disekeliling saya ketika menonton film ini), jadi silahkan menonton sendiri di bioskop-bioskop terdekat dan jangan beli film bajakan :)

Wow Ternyata Indonesia Di Malam Hari Lebih Berkilau Dibanding Australia

Di waktu siang hari bumi mungkin hanya akan terlihat seperti sebuah bola biru yang indah, namun di waktu malam nampaklah keindahan lain dari bumi, laksana bola hitam yang berpendar oleh cahaya-cahaya indah. Darimana cahaya tersebut? tentu saja dengan semakin majunya peradaban manusia semakin ketergantungan tinggi terhadap listrik, dan dimana ada listrik disitu ada lampu. Nah lampu ini lah yang ikut terpendar sampai ke angkasa. Yuk kita lihat indahnya bumi di malam hari dilihat dari luar angkasa.

The Earth at night, seen from space

Benua Eropa di waktu malam

Europe at night

Benua Afrika

Africa at night

Daerah gelap mewakili daerah yang memiliki kepadatan penduduk rendah atau sebab lain

Lights glow along the coastline of Eastern Asia

Inggris bercahaya

Britain and France at night, seen from space

Amerika Serikat bercahaya dengan pola yang lebih teratur

The US at night

Jepang, Korea, dan China

Japan and Eastern China

Indonesia (terutama Jawa) bercahaya

Australia

Timur Tengah bercahaya

The Middle East at night, as seen from space

India bercahaya

The Indian subcontinent seen from space at night

Amerika Selatan Bercahaya

South America

Amerika Utara bercahaya

North America at night from space

Eropa dan Afrika Utara bercahaya

Europe and North Africa at night

Sumber :
Telegraph

Mobil Porsche Pertama Dengan Nama Indonesia

Produsen mobil mewah Porsche nampaknya membuat kejutan kali terutama bagi publik Indonesia, kenapa? karena Porsche menamakan mobil mewahnya dengan nama MACAN, yup betul Porsche Macan. Porsche Macan adalah versi SUV buatan Porsche, dinamakan Macan karena menurut Porsche nama ini dapat diucapkan dengan mudah dengan berbagai macam dialek. Sebelumnya Porsche sendiri sudah memiliki mobil jenis SUV yaitu Porsche Cayenne.



Konon Porsche Macan akan menjadi adik dari Porsche Cayenne, dari segi ukuran Porsche Macan akan berbagiarsitektur dengan Audi Q5



Lalu bagaimana dengan desain Porsche Macan? Nampaknya untuk yang satu ini masih cukup dirahasiakan bahkan di videonya pun tidak ditampilkan sosok si Macan, hanya berupa sketch.

2014 Porsche Macan design sketch

Sedangkan videonya bisa ditonton dibawah ini.



Macan akan mulai diproduksi di pabrik Porsche di Leipzig Jerman tahun 2013 dan mulai dijual tahun 2014. Jadi ehm siapkan kandang yang luas untuk si macan ini wahai para kaum berduit.

Sumber:
Car n Drives

Tidak Mau Kalah, Siswa SMK Semarang Juga Merakit Mobil



Ramai-ramai hebohnya berita mengenai Walikota Solo yang membeli mobil Esemka, kali ini anak-anak SMK dari Semarang juga tidak mau kalah dalam hal membuat mobil, namun bukan mobil penumpang melainkan mobil angkut barang....seperti apakah sosok mobil ini.


MOBIL pick up rakitan siswa-siswa kelas XII Jurusan Otomotif SMKN 1 Semarang tampak kokoh dan garang, dengan mulus mengelilingi lapangan yang ada di tengah sekolah yang terletak di Jalan Dr Cipto No 116 Semarang itu. Ya satu lagi karya anak bangsa berhasil dibuat. Dengan bangga salah satu siswa bernama Ahmadi (16) menyatakan kegembiraan atas keberhasilannya bersama-sama temannya merakit sebuah mobil.

"Kami bangga bisa merakit mobil ini. Semoga bisa diterima oleh masyarakat," ujarnya saat ditemui di bengkel praktik tempat mobil tersebut, Rabu (4/1). Ia mengatakan, selama dua hari di bawah Koordinator perakitan mobil Bambang Wijanarko merakit satu unit mobil yang belum diberi nama itu. Sementara ini ia bersama rekan menyebutnya Mobil SMKN 1.

Saat merakit, para siswa mengaku tidak mengalami kendala berarti, hanya membutuhkan konsentrasi penuh agar mobil berdiri sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. Mulai pemasangan rangka dasar mobil (chasis), kabin penumpang, hingga bak mobil. "Pemasangan harus benar-benar teliti. Salah sedikit bisa mempengaruhi performa mobil, akibatnya badan mobil tidak seimbang," jelas Ahmadi.

Koordonator perakitan mobil Bambang Wijanarko menjelaskan, secara umum mobil produksi anak didiknya telah memenuhi standar, mulai dari rangka, bodi, hingga emisi gas yang masuk kategori euro 3. "Standar internasional euro 2. Mobil ini malah masuk kategori euro 3," tandasnya. Untuk komponen mobil saperti chasis, dan rangkaian elektronik masih impor.

"Mesin kami menggunakan Esemka seperti mobil rakitan SMK di Solo. Hanya jenisnya saja yang berbeda," ungkap Bambang. Ia mengklaim dengan daya mesin 1500 cc mobil ini mampu melaju di medan yang berat speeti tanjakan dan jalan yang becek. Mobil ini memang dirncang khusus untuk niaga, dengan  daya angkut mencapai 1200 kg, dengan kemampuan mesin 85 PS.

"Pick up ini mampu melaju hingga 120 Km/jam. Tidak kalah dengan mobil luar negeri," ujar Bambang. Untuk membangun satu unit mobil, diperkirakan menelan biaya Rp 70 juta. Mulai dari komponen, body, chasis hingga panel mobil (dashboard, setir, lampu indikator, lampu utama dan bemper). Untuk perliter bensin mampu menempuh jarak hingga 13 kilometer.

"Dengan sistem Electric Fuel Injection, mobil rakitan ini sangat irit bensin, tapi tenaga yang dihasilkan cukup besar dengan ditunjang mesin empat silinder. Selain itu kenyaman penumpang juga diperhatikan. Walaupun tak senyaman sedan tentunya," kata Bambang. Ia berharap, mobil ini nantinya bisa diproduksi secara massal.

Sementara itu Kepala SMKN 1 Semarang M Sudarmanto mengatakan, perakitan ini merupakan bagian dari pembelajaran siswa jurusan otomotif. Untuk komponen sebagian didatangkan dari Pabrik DongFeng Cina. Mobil ini berkomposisi 60 persen impor dan 40 persen lokal. "Ke depan, penggunaan komponen impor akan dikurangi. Pada akhirnya mobil ini benar-benar produksi anak bangsa," tandasnya.
Saat ini, pihak SMKN 1 Semarang berhasil merakit satu unit mobil sebagai prototype, yang digunakan untuk pameran. Program ini merupakan dari Dirjen Pendidikan SMA/SMK. "Kami mendapat bantuan untuk pengembangan mobil. Dalam satu tahun harus merakit minimal 12 mobil," jelas Sudarmanto.

 Setelah mampu membuat mobil seharusnya pemerintah juga ikut mendukung dengan berbagai peraturan yang memudahkan industri nasional untuk tumbuh dan berkembang. Dan kelak kita mungkin akan menjadi seperti China, mampu membuat mobil beragam merek yang murah dan kualitasnya tidak kalah dengan pabrikan yang sudah ada.

Sumber:
Suaramerdeka

Ini Dia "Humvee" Asli Made In Indonesia

Ketangguhan Humvee sebagai kendaraan militer serbaguna Amerika kondang ke seluruh antero dunia, namun tahukah anda bahwa TNI dan beberapa perusahaan mitra sedang membuat Humvee versi Indonesia? yup Humvee versi Indonesia ini dinamakan Garda 4x4. Melihat bodinya yang besar pasti pikiran tertuju kembali ke Humvee. Tak salah memang karena Garda 4x4 memang dibangun dengan basis Humvee. Nah apakah Garda 4x4 benar-benar akan diproduksi massal kita tunggu saja kabarnya nanti, sementara itu nikmati dulu ke-macho-an rantis satu ini.









Artikel dari blog lain:
Kendaraan Taktis (Rantis) 4 x 4 yang dikenal dengan 4-Wheels Drive (4WD atau 4 x 4) yaitu kendaraan taktis yang memiliki tenaga penggerak pada keempat rodanya, dengan tujuan untuk mendapatkan traksi yang memadai dalam segala kondisi jalan. Cara kerja dari kendaraan 4 x 4 adalah mesin dihubungkan dengan differensial tengah (transfer case) yang membagi tenaga ke roda belakang dan roda depan. Karena pada saat menggunakan penggerak 4 roda, penggunaan energi lebih tinggi. Biasanya penggerak 4 roda hanya digunakan pada saat dibutuhkan saja, dengan mengaktifkan melalui tombol atau tuas tertentu.

Berlatar belakang bahwa ada beberapa negara telah mengadopsi kendaraan taktis 4 x 4 untuk kepentingan militernya seperti AS (HUMVEE), Italia (IVECO), Cina (DongFeng Hummvee), Spanyol (EURO VAMTAC), Brazil (AV-VB4 RE 4 x 4 GUARA), Perancis (SHERPA) dan beberapa negara lainnya.
Sedangkan kendaraan taktis yang dimiliki oleh TNI saat ini belum standar, yakni terdiri dari beberapa produk seperti CJ-7 (USA), BEIJING (China), ISUZU OZ (Jepang), KIA KM-420 (Korea), LANDROVER (Inggris), UAS (Rusia) dan OVERLAND (Inggris) buatan tahun 1979 -1981. Konsekuensi dari keanekaragaman tersebut berdampak terhadap rumitnya pengoperasionalan dan pemeliharaan termasuk tukar alih suku cadang sehingga berpengaruh juga terhadap biaya pemeliharaan satuan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut maka dibentuklah Working Group TNI, selain dari personel TNI juga disertakan mitra industri untuk mendukung kegiatan pengerjaan teknis yaitu : PT. AUTOCAR, PT. Pindad, PT. Yudistira, PT. Petrodrill, PT. Gajah Tunggal, PT. Krakatau Steel, PT. Pilar Mas Kursindo, PT. Indo Pulley Perkasa dan PT. Alam Indomesin Utama. Adapun Kepala Pelaksana Kegiatan (Kalakgiat) dipimpin oleh Kepala Subdinas Materiil Utama (Kasubdismatut) Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbangad) Kolonel Kav Rihananto guna mewujudkan suatu Prototipe Kendaraan Taktis 4 x 4 yang dapat mengakomodir operational requirement satuan-satuan manuver maupun untuk kepentingan pengamanan TNI.
Selain itu pula diharapkan ke depan terdapat keseragaman/standarisasi kendaraan taktis TNI. Mengacu kepada konsep Minimum Essential Forces (MEF) diharapkan TNI pada 2014 dapat memenuhi kebutuhan alut sista dengan prioritas produksi dalam negeri serta dalam rangka kemandirian alut sista.
Dari hasil kerja Working Group TNI dihasilkan Rantis TNI GARDA 4x4. Rantis 4 x 4 TNI dapat digunakan di medan yang berat seperti tanjakan terjal, jalan licin ataupun jalan yang berlumpur. Tampilan Rantis 4 x 4 tetap mengacu pada filosofi Hummvee USA, karena terbukti cukup tangguh, stabil dan flexible,” jelas Kolonel Kav Rihananto dalam paparannya kepada Panglima TNI dan pejabat TNI saat acara penyerahan prototipe Rantis hasil Working Group TNI kepada Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, SE. dilakukan di Mabes TNI Cilangkap, Senin (8/8).
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh Working Group TNI, sehingga dapat mewujudkan prototipe Rantis 4 x 4 yang direncanakan. Namun demikian, Panglima TNI mengharapkan prototipe ini terus disempurnakan sehingga dapat menghasilkan desain yang maksimal sesuai kebutuhan pengguna.
Rantis TNI GARDA 4x4
Model bentuknya mirip dengan Bhirawa tanpa bemper. Rantis 4x4 TNI ini sudah dikembangkan sejak lama. Desain 100 % karya anak bangsa (TNI) tetapi seperti biasa yang diimpor adalah Mesin+Transmisi+Power Train+Kaki kaki. Rantis ini sebenarnya akan dibuat oleh PT. PINDAD akan tetapi berhubung ada beberapa perkara sehinga menyebabkan pihak PT. PINDAD menolak membuat rantis ini sehingga pembuatan rantis 4x4 TNI ini kemudian dikerjakan oleh salah satu rekanan kerja TNI yg berada di sekitar daerah Cimanggis.

  • Mesin Mercedes Benz OM904, 170Hp 4200 cc
  • Transmisi matic 5 percepatan
  • Chasis buatan dalam negeri
  • Kaki-kaki original H1 military spec dari GM Motor
  • Independent differential

Sumber:

Alam Indomesin Utama Facebook Page

Weapons Technology

Indonesia Teknologi

Rabu, 25 September 2013

Legislator: rasio pajak Indonesia masih relatif rendah

Arif Budimanta (ANTARA/Agus Apriyanto)

Rasio pajak Indonesia lebih rendah dari rata-rata negara miskin. Pada 2012, rasio pajak Indonesia 12,5 sedangkan rasio pajak negara miskin tersebut 14,3,"
Jakarta (ANTARA News) - Anggota Komisi XI DPR RI Arif Budimanta menilai rasio pajak terhadap Produk Domestik Bruto (tax ratio) Indonesia masih relatif rendah, bahkan lebih rendah bila dibandingkan dengan rasio pajak rata-rata negara berpendapatan rendah (miskin).

"Rasio pajak Indonesia lebih rendah dari rata-rata negara miskin. Pada 2012, rasio pajak Indonesia 12,5 sedangkan rasio pajak negara miskin tersebut 14,3," kata Arif di Jakarta, Rabu.

Dibandingkan dengan negara-negara tetangga di ASEAN, Indonesia juga paling rendah dibandingkan dengan Vietnam 13,8, Singapura 14,2, Filipina 14,4, dan Malaysia 15,5.

Menurut Arif, Indonesia harus mampu meningkatkan peningkatan pajak dari sekarang karena berdasarkan pengalaman di banyak negara, tidak baik meningkatkan tax ratio secara ekstrem.

"Meningkatkan tax ratio tidak bisa dilakukan sekaligus dalam jumlah yang besar, oleh karena itu perlu segera ditingkatkan secara bertahap sehingga dapat membantu mengurangi beban defisit anggaran saat ini maupun di masa yang akan datang," tutur Arif.

Arif mengatakan, optimalisasi penerimaan pajak dapat dilakukan dengan melakukan perbaikan basis data seluruh wajib pajak serta peningkatan kinerja pegawai pajak.

"Selain itu, struktur anggaran harus diperhatikan sebagai upaya optimalisasi pajak dari sisi pengeluaran," kata Arif.

Peran aktif masyarakat sipil termasuk dunia akademis, lanjutnya, dalam mengawasi kinerja perpajakan juga perlu ditingkatkan.

"Ini harus dimulai dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat akan peran dan fungsi pajak dalam pembangunan," ujar Arif.
(C005/R010)



View the original article here



Peliculas Online

Benarkah Kosmetik Import Aman untuk Remaja Indonesia?

Maksud hati ingin cantik, namun apa daya buruk rupa yang di dapat. Mungkin itulah kalimat yang tepat menggambarkan keadaan remaja-remaja kita masa kini. Yang saya maksud ‘remaja kita’ di sini adalah wanita remaja maupun dewasa di negara tercinta kita ini, Indonesia. Meskipun tidak semua wanita remaja maupun dewasa mengalami hal ini, akan tetapi tidak sedikit yang mengalaminya. Kalau kita memperhatikan kabar-kabar di televisi maupun media massa lainnya, kita pasti sering mendengar kabar tentang seorang wanita remaja yang mengalami kerusakan di wajahnya, dari tingkat yang paling ringan –iritasi, sampai yang terparah yaitu seluruh wajah tertutupi seperti luka-luka bernanah akibat gata-gatal maupun jerawat. Hmm, terdengar sangat mengerikan. Membayangkannya saja merinding, apalagi sampai mengalami, naudzubillah ya..

Anda termasuk orang yang sangat memperhatikan kecantikan wajah anda? Berhati-hatilah jika iya. Bukan, bukan berarti sangat memperhatikan wajah dan penampilan itu salah. Yang menjadi perhatiannya adalah, apakah anda termasuk orang yang mengikuti trend? atau, jika di setiap ada produk kecantikan terbaru, baik itu sabun, pelembab wajah, lotion, facial foam, dan lain sebagainya, apakah anda mudah melirik dan mudah berubah haluan? Atau lagi, setiap ada produk baru yang ditawarkan dengan angan-angannya yang sempurna, merk terkenal dunia, dibuat oleh perusahaan ternama, maupun negara yang sangat maju, apakah anda mencoba untuk membeli? Sekali lagi berhati-hatilah dengan gaya konsumtif anda yang kurang selektif. Karna apa? Rusaknya wajah di kalangan wanita masa kini, salah satunya adalah karna kekurang-tahuan tentang produk kecantikan yang mereka gunakan. Selain itu, sedikit dari mereka yang mengetahui ‘kebutuhan’ kulit mereka –yaitu kebutuhan kulit orang Indonesia. Jangan samakan kebutuhan anda dengan artis-artis Korea atau orang-orang di Eropa sana. Karna kebutuhan kulit orang Indonesia tidaklah sama dengan kebutuhan kulit orang-orang di belahan dunia lain. Banyak dari kalangan kita yang dengan mudah terprovokasi dengan produk kecantikan yang ditawarkan dengan begitu wah-nya lewat media. Akan tetapi sedikit dari kita yang sadar bahwa produk yang ditawarkan itu bukanlah untuk kita. Kita lupa bahwa produk yang mereka tawarkan adalah produk-produk kecantikan kulit mereka yang notabene mereka hidup dalam iklim yang berbeda dengan negara kita. Kita hidup di lingkungan tropis yang memiliki curah hujan dan panas yang tinggi, sementara mereka terbiasa dengan iklim yang terdiri lebih dari dua musim. Yang bahkan mereka sangat terbiasa dengan cuaca dingin yang ekstrim, sementara kita tidak. Ini jelas sangat berbeda. Pada intinya, produk luar tidak lah di desain untuk kulit orang Indonesia.

Kulit kita yang sedikit gelap ini bukan lah ciptaan Tuhan yang sia-sia. Kita dilahirkan dengan kulit sawo matang karna Tuhan tahu kita akan hidup di lingkungan tropis yang banyak mendapat sinar matahari di sepanjang tahunnya. Warna kulit kita yang sawo matang ini punya banyak sekali pigmen kulit yang bisa menahan radiasi ultraviolet di siang hari ketika kulit kita terkena sinar matahari. Jadi logikanya, produk kecantikan dari luar negeri yang dipasarkan kepada kita dengan wacana ‘memutihkan’, kulit kita akan ‘dipaksa’ menjadi putih oleh karena kita memakainya. Kalau sudah seperti ini, kulit kita yang sawo matang lama-lama akan terkikis dan kita tidak lagi punya pigmen yang bisa menahan radiasi. Akibatnya, kulit kita mudah tersengat matahari yang mengakibatkan bintik-bintik merah di kulit kita. kalau sudah begini, mulai lah kita panik dan mulai mencoba alternatif-alternatif kosmetik yang bisa menyembuhkan, alhasil gonta-ganti produk kecantikan-pun dilakukan dan wajah semakin rusak.

Dari pengalaman banyak teman yang mengalami problematika seperti ini, mulai dari jerawat ringan hingga jerawat yang merata di wajah, pada akhirnya tempat pelarian mereka adalah dokter kulit. Apa yang disarankan dokter? Kita hanya perlu memperhatikan pola hidup kita. Diantaranya adalah, dengan membiasakan diri makan buah-buahan, sayuran, hindari konsumsi makanan berlemak yang berlebihan, karna itu akan menumpuk lemak di kulit. Kemudian, biasakan diri tidur di bawah jam 9 malam dan bangun pagi-pagi. Karna semakin kita begadang, kulit wajah kita akan mengeluarkan toksin yang menyebabkan jerawat. Lalu, produk kecantikan apa yang semestinya kita pakai? Kita ingat bahwa kita punya produk dalam negeri, nah, itulah yang memang kulit kita butuhkan, karna mereka memang didesain sesuai dengan kulit kita. Kalian ingat produk Viva? (bukan maksud promosi, tapi kita tahu produk itu sudah kita kenal sejak zaman nenek-nenek kita memakainya kan, walaupun tidak pernah diiklankan dengan bombastisnya, kita hanya perlu mengingat yang sebenarnya selama ini ada di dekat kita namun kita kurang memberikan perhatian terhadapnya) Produk Viva ini murah kan? Tapi bukan berarti kualitasnya jelek, dia murah tapi dia aman buat kita.

Naah, maka, untuk menjadi cantik itu sekali lagi tidak harus mahal! Kita juga tidak harus menjadi, meniru, ataupun memakai apa yang dipakai artis-artis Korea atau bahkan Eropa. Standar cantik bukan lah dari artis-artis itu. Dengan kulit yang sehat saja kita sudah punya modal cantik, girls. J

Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Kompasianer (anggota Kompasiana) yang menayangkannya.Kompasiana tidak bertanggung jawab atas validitas dan akurasi informasi yang ditulis masing-masing kompasianer.

View the original article here



Peliculas Online

Tony Abbott dan Indonesia

Australia memiliki Perdana Menteri yaitu Tony Abbott, yang memenangi pemilihan di Majelis Rendah. Terpilihnya Abbott sebagai Perdana Menteri Australia kali ini harus kita cermati betul-betul. Mengapa? Karena Abbott mempunyai perhatian khusus terhadap pencari suaka yang akan datang ke Australia. Abbott berencana  untuk memperketat pencari suaka yang akan datang ke Australia, bahkan dia berencana untuk menghentikan pencari suaka masuk ke Australia.

Sebagian besar pencari suaka tersebut melalui Indonesia sebelum masuk ke Australia. Para pencari suaka tidak dapat langsung masuk ke Australia yang pada akhirnya memilih Indonesia sebagai tempat ke persinggahan mereka. Hal ini tentu saja menjadi beban bagi pemerintah kita karena kita harus bertanggung jawab atas kelangsungan hidup mereka selama pencari suaka tersebut berada di dalam wilayah kedaulatan kita.

Kita akan berada dalam posisi dilematis jika PM Abbott benar-benar akan melaksanakan kebijakan itu. Pada satu sisi kita tidak bisa terus menerus menampung para pencari suaka akan tetapi kita tidak juga tidak dapat memulangkan pencari suaka tersebut kembali ke negara asal jika pemerintah Australia menolaknya.

Kebijakan “anti-suaka” harus diperhatikan dengan seksama oleh Pemerintah Australia. Pemerintah Australia sendiri menyatakan bahwa pencari suaka yag telah ada akan diperiksa secara seksama validitasnya, apakah mereka benar-benar mencari suaka bukan hanya berimigrasi untuk kehidupan yang lebih baik. Bagaimanapun juga kebijakan mengenai suaka ini tidak hanya akan memiliki implikasi kepada wilayah Australia tetapi juga kepada wilayah Asia, khususnya Indonesia.

Jika Australia benar-benar melaksanakan kebijakan ini mungkin ada baiknya bagi Indonesia menggunakan pengaruh mereka di kawasan Pasifik untuk membuat Australia kembali memikirkan kebijakan mereka tersebut. Tidak hanya demi indonesia tetapi demi kemanusiaan.

Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Kompasianer (anggota Kompasiana) yang menayangkannya.Kompasiana tidak bertanggung jawab atas validitas dan akurasi informasi yang ditulis masing-masing kompasianer.

View the original article here



Peliculas Online

Selasa, 09 April 2013

Alfi Stand Up Comedy Indonesia Bermodal Imajinasi Liar

KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNAM Rachmaditiya Alfiandi atau Alfi berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2013). Alfi merupakan salah satu komika yang masuk babak lima besar Stand Up Comedy Indonesia Season 3.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Untuk bisa mengocok perut para penonton setia Stand Up Comedy Indonesia Season 3 (SUCI 3), yang ditayangkan oleh KompasTV saban Minggu pukul 20.00-22.00 WIB, komika M Rachmaditiya Alfiandi atau Alfi selalu berimajinasi liar untuk menemukan materi banyolan yang ampuh.

"Bahan joke gue awalnya dari imajinasi liar. Jadi, jangan takut nuangin imajinasi yang lagi lo bayangin, karena sebuah imajinasi itu punya kans untuk jadi joke," tutur Alfi ketika bersama empat komika lainnya berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com di Jakarta, Senin (1/4/2013).

Imajinasi liar itu, menurut Alfi, paling mudah didapatnya dari kehidupannya sebagai anak tunggal. "Saya itu anak tunggal, jadi selalu dimanjakan. Jadi, kalau lagi nge-band sama teman-teman, terus tiba-tiba Nyokap (ibu) datang, 'Sebentar, ayo Alfi ganti baju daleman dulu. Sebentar pakai minyak angin dulu,'" celoteh Alfi. "Tapi, gue bukan anak manja, hanya dimanjakan sama nyokap gue. Maklum, gue anak tunggal soalnya. Itu yang jadi keresahan gue, makanya gue bisa bikin joke macam itu," sambungnya.


View the original article here

Rabu, 03 April 2013

Garuda Indonesia Resmikan Gerai Liverpool di Indonesia

Kompas.com/ Okky Herman DilagaJersey Liverpool yang dijual di gerai "Garuda Indonesia and Liverpool Experience" di Senayan City, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan Liverpool Football Club meresmikan "Garuda Indonesia and Liverpool Experience" di Garuda Indonesia Gallery, Senayan City, Jakarta, Senin (25/2/2013). Hal ini dilakukan sebagai upaya Garuda Indonesia mendekatkan Liverpool kepada masyarakat pencinta sepak bola di Indonesia, khususnya masyarakat Indonesia secara umum.

Di area "Garuda Indonesia and Liverpool FC", selain mendapat kemudahan memperoleh merchandise resmi Liverpool, para pengguna jasa Garuda Indonesia juga dapat merasakan berbagai pengalaman menarik suasana Stadion Anfield.

"Peresmian 'Garuda Indonesia and Liverpool FC' juga merupakan salah satu bentuk realisasi kerja sama antara Garuda Indonesia dan Liverpool untuk memberikan pengalaman unik bagi pengguna jasa Garuda Indonesia, sekaligus penggemar Liverpool di Indonesia," ucap Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar.

Bagi Direktur Pengembangan Bisnis Internasional Liverpool, Jonathan Kane, hal ini disambut gembira. Sebab, Indonesia memiliki basis pendukung Liverpool yang besar dan kuat.

"Dengan kerja sama ini, kiranya akan memberikan nilai lebih kepada Liverpudlian di Indonesia. Liverpudlian di sini tak hanya bisa mendapatkan merchandise resmi, namun juga bisa merasakan suasana Stadion Anfield, serta momen menarik lainnya," ujar Kane.


View the original article here

Alfi Stand Up Comedy Indonesia Bermodal Imajinasi Liar

KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNAM Rachmaditiya Alfiandi atau Alfi berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2013). Alfi merupakan salah satu komika yang masuk babak lima besar Stand Up Comedy Indonesia Season 3.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Untuk bisa mengocok perut para penonton setia Stand Up Comedy Indonesia Season 3 (SUCI 3), yang ditayangkan oleh KompasTV saban Minggu pukul 20.00-22.00 WIB, komika M Rachmaditiya Alfiandi atau Alfi selalu berimajinasi liar untuk menemukan materi banyolan yang ampuh.

"Bahan joke gue awalnya dari imajinasi liar. Jadi, jangan takut nuangin imajinasi yang lagi lo bayangin, karena sebuah imajinasi itu punya kans untuk jadi joke," tutur Alfi ketika bersama empat komika lainnya berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com di Jakarta, Senin (1/4/2013).

Imajinasi liar itu, menurut Alfi, paling mudah didapatnya dari kehidupannya sebagai anak tunggal. "Saya itu anak tunggal, jadi selalu dimanjakan. Jadi, kalau lagi nge-band sama teman-teman, terus tiba-tiba Nyokap (ibu) datang, 'Sebentar, ayo Alfi ganti baju daleman dulu. Sebentar pakai minyak angin dulu,'" celoteh Alfi. "Tapi, gue bukan anak manja, hanya dimanjakan sama nyokap gue. Maklum, gue anak tunggal soalnya. Itu yang jadi keresahan gue, makanya gue bisa bikin joke macam itu," sambungnya.


View the original article here

Senin, 25 Februari 2013

Garuda Indonesia Resmikan Gerai Liverpool di Indonesia

Kompas.com/ Okky Herman DilagaJersey Liverpool yang dijual di gerai "Garuda Indonesia and Liverpool Experience" di Senayan City, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan Liverpool Football Club meresmikan "Garuda Indonesia and Liverpool Experience" di Garuda Indonesia Gallery, Senayan City, Jakarta, Senin (25/2/2013). Hal ini dilakukan sebagai upaya Garuda Indonesia mendekatkan Liverpool kepada masyarakat pencinta sepak bola di Indonesia, khususnya masyarakat Indonesia secara umum.

Di area "Garuda Indonesia and Liverpool FC", selain mendapat kemudahan memperoleh merchandise resmi Liverpool, para pengguna jasa Garuda Indonesia juga dapat merasakan berbagai pengalaman menarik suasana Stadion Anfield.

"Peresmian 'Garuda Indonesia and Liverpool FC' juga merupakan salah satu bentuk realisasi kerja sama antara Garuda Indonesia dan Liverpool untuk memberikan pengalaman unik bagi pengguna jasa Garuda Indonesia, sekaligus penggemar Liverpool di Indonesia," ucap Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar.

Bagi Direktur Pengembangan Bisnis Internasional Liverpool, Jonathan Kane, hal ini disambut gembira. Sebab, Indonesia memiliki basis pendukung Liverpool yang besar dan kuat.

"Dengan kerja sama ini, kiranya akan memberikan nilai lebih kepada Liverpudlian di Indonesia. Liverpudlian di sini tak hanya bisa mendapatkan merchandise resmi, namun juga bisa merasakan suasana Stadion Anfield, serta momen menarik lainnya," ujar Kane.


View the original article here

Minggu, 13 Januari 2013

Liburan di Indonesia, Cinta Laura Rilis Single Baru

Jakarta - Setelah sukses dengan single 'Tulalit', kini Cinta Laura kembali meluncurkan single terbarunya. Lagu itu berjudul 'All of My Life'. Seperti apakah single tersebut?

Terpilihnya lagu itu karena lagu tersebut menjadi lagu favorit di kalangan Lovers, sebutan penggemar Cinta Laura. Single itu juga akan menjadi single kedua dari albumnya keduanya yang bertajuk 'Hollywood Dreams'.

"Itu lagu yang catchy, nggak terlalu ballad dan nggak terlalu up beat juga. Lagu ini direkam pada Juli 2011 lalu yang komposisinya dibuat oleh mas Erwin Prasetyo dan musik diaransemen oleh DJ Sumantri," ucap Cinta saat konferensi pers single terbarunya di kantor Sony Music, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2013).

"Di lagu ini voice aku nggak biasanya karena ada suara falseto. It's really cute and girly," tambahnya lagi.

Mahasiswi semester 3 di Columbia University, New York, menyempatkan merilis single terbarunya itu saat ia sedang di Indonesia. Ia memanfaatkan libur kuliahnya dengan melakukan banyak hal di Jakarta dan Bali.

"Semoga sukses seperti lagu 'Tulalit'. Seminggu di Jakarta untuk promo (lagu), sebelumnya aku dua minggu di Bali. Aku optimistic, meski nanti aku nggak lagi di sini soalnya aku kasih dengerkan lagu ini ke teman aku yang nggak ngerti bahasa Inggris tapi dia suka," jelasnya.

Album 'Hollywood Dreams' sendiri dirilis pada 16 Juli 2012. Ada 11 lagu di album tersebut dengan mayoritas bergenre pop dance.

(dee/dee)


View the original article here