Pages

Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 September 2013

Yuk Datang ke Pameran Sains Anak di Ancol!

Widjanarko Loka Djaja, Direktur Sales and Marketing Kalbe Farma (kiri) bersama Winarto, Direjtur Rekreasi PT Pembangunan Jaya Ancol (tengah) dalam konferensi pers Kalbe Junior Science Fair, Kamis (12/9/2013). | Yunanto Wiji Utomo
JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah punya acara untuk akhir minggu ini? Jika belum, Kalbe Junior Science Fair yang dibuka gratis untuk publik mulai Jumat (20/9/2013) di Ancol bisa jadi pilihan. Ada beberapa hal yang bisa disaksikan di pameran tersebut. Pertama, ada karya anak-anak Indonesia dari 19 provinsi yang akan dipamerkan. Karya tersebut merupakan sembilan karya terbaik Kalbe Junior Science Award yang digelar pada April 2013 lalu. Karya terpilih sebagai yang terbaik dari 655 karya. Selain karya itu, ada juga wahana Kalbe City yang akan mengusung konsep bawah laut, sesuai tema Kalbe Junior Science Fair tahun ini, maritim. Wahana itu akan menyuguhkan beragam inovasi dalam dunia kesehatan, terutama berkaitan dengan bisnis PT Kalbe Farma sebagai perusahaan kesehatan. Anak-anak yang datang juga bisa mengikuti Kalbe Junior Science Competition. Ada kompetisi matematika, komputer, dan robotik yang bisa diikuti. Kompetisi ditargetkan bisa menjaring 3000 peserta. Selain itu, terdapat wahana lain juga seperti dari PP-IPTEK Taman Mini Indonesia Indah. Jangan takut kehabisan kesempatan untuk masuk. Kalbe Junior Science Fair ditargetkan mampu menjaring 75.000 pengunjung. Jadi, terbuka kesempatan lebar. Pameran sendiri akan berlangsung di Econvention Ancol mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB.



View the original article here



Peliculas Online

Dorong Anak Terapkan Sains dalam Keseharian

Suasana Kalbe Junior Science Fair di Ecovention Ancol Taman Impian. Kegiatan ini berlangsung pada 20-22 September 2013. | KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI


JAKARTA, KOMPAS.com
- Untuk membumikan sains, para pelajar didorong untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sembilan inovasi karya 14 pelajar sekolah dasar yang menyisihkan 646 alat lain dipamerkan dalam acara Kalbe Junior Scientist Award 2013, Sabtu (21/9/2013), di Jakarta.

Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) adalah kompetisi produk inovasi berdasarkan sains. Dalam kompetisi itu, para siswa dari kelas IV-VI sekolah dasar diharapkan menciptakan produk orisinal sebagai solusi masalah di sekitarnya.

Niko Demus (13) dan Terah Fettrus (13), pelajar kelas VI SD Negeri 17 Nanga Bungan, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, membuat sistem pemompa air otomatis di perahu tanpa bahan bakar untuk mengatasi masuknya air ke perahu. "Di kampung saya, perahu motor adalah transportasi utama, tetapi perahu sering kemasukan air karena jeram di sana besar," ujar Niko.

Mereka memasukkan selang sepanjang 10 sentimeter dan berdiameter 2 sentimeter ke belakang perahu yang dilubangi. Bagian selang yang di luar perahu ditaruh serong berdekatan dengan mesin. "Saat perahu melaju dengan kecepatan minimal 10 kilometer per jam, air di perahu keluar otomatis lewat selang itu," kata Niko yang didampingi gurunya, Fransiska Yanti (30).

Inovasi itu merupakan penerapan Prinsip Bernoulli, air mengalir dari tempat bertekanan tinggi (dalam perahu) ke tekanan rendah (luar perahu).

Pelajar kelas V SD Muhammadiyah Manyar Gresik, Diva Tsabita Shabrina Aziz (10) dan Nisrina Kamilah Al Hafizh (10), membuat alat pemberi makan ikan otomatis karena sering lupa memberi makan ikan peliharaan makan secara teratur.

Mereka memodifikasi wadah semprotan pengharum ruangan bekas. Wadah itu diubah jadi wadah penampung makanan ikan. Waktu keluar makanan bisa diatur 10-40 menit. Demikian penjelasan Diva didampingi gurunya, M Fadloli Aziz (35).

Adapun Radinka Alkira Mufti (11), pelajar kelas VI SD Kuntum Cemerlang, Bandung, membuat lampu penanda untuk pelari pagi karena khawatir dengan keselamatan ibunya yang sering berolahraga. "Kalau subuh gelap, sering ada kecelakaan pelari tertabrak motor atau mobil," ujarnya.

Radinka memanfaatkan tabung suntik bekas berukuran 500 mililiter. Ia menaruh lilitan kawat tembaga di tengah tabung plastik. Di kiri lilitan dimasukkan lima keping magnet neodymium, sedangkan di sisi kanan disambungkan dengan lampu LED dari mouse komputer.

Tabung menghasilkan cahaya ketika digerakkan. Tabung diletakkan di tubuh pelari, di lengan atau punggung. Saat pelari bergerak, lampu akan menyala sehingga mereka bisa terlihat oleh pengendara sepeda motor dan mobil.

Radinka yang dibimbing guru Adi Marianto (30) menerapkan prinsip induksi magnet. Jika alat bergerak, kepingan magnet menghasilkan ion yang kemudian menjadi energi listrik saat melewati kawat tembaga.

Manajer Komunikasi PT Kalbe Farma Tbk Hari Nugroho mengatakan, KJSA bertujuan memberikan motivasi kepada para pelajar agar kreatif dan peka terhadap lingkungan. Kriteria penilaian didasarkan ide kreatif dan orisinal dari pelajar. (K04)



View the original article here



Peliculas Online

Kalbe Junior Science Fair Akan Pamerkan Inovasi Sains Anak Bangsa

Widjanarko Loka Djaja, Direktur Sales and Marketing Kalbe Farma (kiri) bersama Winarto, Direjtur Rekreasi PT Pembangunan Jaya Ancol (tengah) dalam konferensi pers Kalbe Junior Science Fair, Kamis (12/9/2013). | Yunanto Wiji Utomo
JAKARTA, KOMPAS.com- Kalbe Farma bersama PT Pembangunan Jaya Ancol akan menggelar festival sains bertajuk Kalbe Junior Science Fair. Pameran sains anak terbesar yang akan digelar mulai Jumat (20/9/2013) besok hingga Minggu (22/9/2013) itu akan memamerkan karya terbaik anak bangsa dalam bidang sains. Karya-karya yang akan dipamerkan adalah inovasi peserta Kalbe Junior Science Award yang diadakan sejak April 2013 lalu sebagai bagian dari Kalbe Junior Science Fair. Sejumlah 655 karya anak dari 19 provinsi terkumpul lewat ajang tersebut. Kini, telah terpilih sembilan karya anak bangsa terbaik. "Sembilan karya terbaik itu bisa disaksikan di Kalbe Junior Science Fair," kata Widjanarko Loka Djaja, Direktur Sales and Marketing Kalbe Farma sekaligus Ketua Kalbe Junior Science Fair dalam konferensi pers beberapa waktu lalu. Widjanarko mengatakan, Kalbe Junior Science Award bertujuan memberikan kesempatan bagi anak untuk berkreasi. Setiap tahun, animo anak Indonesia untuk mengikuti ajang ini semakin meningkat. Kalbe Junior Science Fair sendiri telah memasuki penyelenggaraan ketiga kali pada tahun ini. Setelah tahun lalu mengangkat tema antariksa, tahun ini pameran akan mengangkat tema maritim. Lewat pameran tersebut, Winarto, Direktur Rekreasi PT Pembangunan Jaya Ancol mengatakan, mengharapkan, ketertarikan anak pada sains meningkat.



View the original article here



Peliculas Online

Dorong Anak Terapkan Sains dalam Keseharian

Suasana Kalbe Junior Science Fair di Ecovention Ancol Taman Impian. Kegiatan ini berlangsung pada 20-22 September 2013. | KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI


JAKARTA, KOMPAS.com
- Untuk membumikan sains, para pelajar didorong untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sembilan inovasi karya 14 pelajar sekolah dasar yang menyisihkan 646 alat lain dipamerkan dalam acara Kalbe Junior Scientist Award 2013, Sabtu (21/9/2013), di Jakarta.

Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) adalah kompetisi produk inovasi berdasarkan sains. Dalam kompetisi itu, para siswa dari kelas IV-VI sekolah dasar diharapkan menciptakan produk orisinal sebagai solusi masalah di sekitarnya.

Niko Demus (13) dan Terah Fettrus (13), pelajar kelas VI SD Negeri 17 Nanga Bungan, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, membuat sistem pemompa air otomatis di perahu tanpa bahan bakar untuk mengatasi masuknya air ke perahu. "Di kampung saya, perahu motor adalah transportasi utama, tetapi perahu sering kemasukan air karena jeram di sana besar," ujar Niko.

Mereka memasukkan selang sepanjang 10 sentimeter dan berdiameter 2 sentimeter ke belakang perahu yang dilubangi. Bagian selang yang di luar perahu ditaruh serong berdekatan dengan mesin. "Saat perahu melaju dengan kecepatan minimal 10 kilometer per jam, air di perahu keluar otomatis lewat selang itu," kata Niko yang didampingi gurunya, Fransiska Yanti (30).

Inovasi itu merupakan penerapan Prinsip Bernoulli, air mengalir dari tempat bertekanan tinggi (dalam perahu) ke tekanan rendah (luar perahu).

Pelajar kelas V SD Muhammadiyah Manyar Gresik, Diva Tsabita Shabrina Aziz (10) dan Nisrina Kamilah Al Hafizh (10), membuat alat pemberi makan ikan otomatis karena sering lupa memberi makan ikan peliharaan makan secara teratur.

Mereka memodifikasi wadah semprotan pengharum ruangan bekas. Wadah itu diubah jadi wadah penampung makanan ikan. Waktu keluar makanan bisa diatur 10-40 menit. Demikian penjelasan Diva didampingi gurunya, M Fadloli Aziz (35).

Adapun Radinka Alkira Mufti (11), pelajar kelas VI SD Kuntum Cemerlang, Bandung, membuat lampu penanda untuk pelari pagi karena khawatir dengan keselamatan ibunya yang sering berolahraga. "Kalau subuh gelap, sering ada kecelakaan pelari tertabrak motor atau mobil," ujarnya.

Radinka memanfaatkan tabung suntik bekas berukuran 500 mililiter. Ia menaruh lilitan kawat tembaga di tengah tabung plastik. Di kiri lilitan dimasukkan lima keping magnet neodymium, sedangkan di sisi kanan disambungkan dengan lampu LED dari mouse komputer.

Tabung menghasilkan cahaya ketika digerakkan. Tabung diletakkan di tubuh pelari, di lengan atau punggung. Saat pelari bergerak, lampu akan menyala sehingga mereka bisa terlihat oleh pengendara sepeda motor dan mobil.

Radinka yang dibimbing guru Adi Marianto (30) menerapkan prinsip induksi magnet. Jika alat bergerak, kepingan magnet menghasilkan ion yang kemudian menjadi energi listrik saat melewati kawat tembaga.

Manajer Komunikasi PT Kalbe Farma Tbk Hari Nugroho mengatakan, KJSA bertujuan memberikan motivasi kepada para pelajar agar kreatif dan peka terhadap lingkungan. Kriteria penilaian didasarkan ide kreatif dan orisinal dari pelajar. (K04)



View the original article here



Peliculas Online

Yuk Datang ke Pameran Sains Anak di Ancol!

Widjanarko Loka Djaja, Direktur Sales and Marketing Kalbe Farma (kiri) bersama Winarto, Direjtur Rekreasi PT Pembangunan Jaya Ancol (tengah) dalam konferensi pers Kalbe Junior Science Fair, Kamis (12/9/2013). | Yunanto Wiji Utomo
JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah punya acara untuk akhir minggu ini? Jika belum, Kalbe Junior Science Fair yang dibuka gratis untuk publik mulai Jumat (20/9/2013) di Ancol bisa jadi pilihan. Ada beberapa hal yang bisa disaksikan di pameran tersebut. Pertama, ada karya anak-anak Indonesia dari 19 provinsi yang akan dipamerkan. Karya tersebut merupakan sembilan karya terbaik Kalbe Junior Science Award yang digelar pada April 2013 lalu. Karya terpilih sebagai yang terbaik dari 655 karya. Selain karya itu, ada juga wahana Kalbe City yang akan mengusung konsep bawah laut, sesuai tema Kalbe Junior Science Fair tahun ini, maritim. Wahana itu akan menyuguhkan beragam inovasi dalam dunia kesehatan, terutama berkaitan dengan bisnis PT Kalbe Farma sebagai perusahaan kesehatan. Anak-anak yang datang juga bisa mengikuti Kalbe Junior Science Competition. Ada kompetisi matematika, komputer, dan robotik yang bisa diikuti. Kompetisi ditargetkan bisa menjaring 3000 peserta. Selain itu, terdapat wahana lain juga seperti dari PP-IPTEK Taman Mini Indonesia Indah. Jangan takut kehabisan kesempatan untuk masuk. Kalbe Junior Science Fair ditargetkan mampu menjaring 75.000 pengunjung. Jadi, terbuka kesempatan lebar. Pameran sendiri akan berlangsung di Econvention Ancol mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB.



View the original article here



Peliculas Online

Kalbe Junior Science Fair Akan Pamerkan Inovasi Sains Anak Bangsa

Widjanarko Loka Djaja, Direktur Sales and Marketing Kalbe Farma (kiri) bersama Winarto, Direjtur Rekreasi PT Pembangunan Jaya Ancol (tengah) dalam konferensi pers Kalbe Junior Science Fair, Kamis (12/9/2013). | Yunanto Wiji Utomo
JAKARTA, KOMPAS.com- Kalbe Farma bersama PT Pembangunan Jaya Ancol akan menggelar festival sains bertajuk Kalbe Junior Science Fair. Pameran sains anak terbesar yang akan digelar mulai Jumat (20/9/2013) besok hingga Minggu (22/9/2013) itu akan memamerkan karya terbaik anak bangsa dalam bidang sains. Karya-karya yang akan dipamerkan adalah inovasi peserta Kalbe Junior Science Award yang diadakan sejak April 2013 lalu sebagai bagian dari Kalbe Junior Science Fair. Sejumlah 655 karya anak dari 19 provinsi terkumpul lewat ajang tersebut. Kini, telah terpilih sembilan karya anak bangsa terbaik. "Sembilan karya terbaik itu bisa disaksikan di Kalbe Junior Science Fair," kata Widjanarko Loka Djaja, Direktur Sales and Marketing Kalbe Farma sekaligus Ketua Kalbe Junior Science Fair dalam konferensi pers beberapa waktu lalu. Widjanarko mengatakan, Kalbe Junior Science Award bertujuan memberikan kesempatan bagi anak untuk berkreasi. Setiap tahun, animo anak Indonesia untuk mengikuti ajang ini semakin meningkat. Kalbe Junior Science Fair sendiri telah memasuki penyelenggaraan ketiga kali pada tahun ini. Setelah tahun lalu mengangkat tema antariksa, tahun ini pameran akan mengangkat tema maritim. Lewat pameran tersebut, Winarto, Direktur Rekreasi PT Pembangunan Jaya Ancol mengatakan, mengharapkan, ketertarikan anak pada sains meningkat.



View the original article here



Peliculas Online