Pages

Tampilkan postingan dengan label Mesin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mesin. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 November 2013

Wow Ini Dia Proses Pembuatan Motor Sport Listrik

Jika sebelumnya kita disuguhi oleh berita warga Palestina yang membuat mobil listrik sendiri sekarang kita lihat proses pembuatan motor sport listrik. Motor sport? nggak salah? memang yang terbayang saat mendengar motor listrik adalah sepeda yang ditambahi mesin listrik, namun motor satu ini beda. Lihat saja bodi-nya yang kekar khas motor sport, orang pasti tak menyangka motor ini bertenaga listrik. Lima mahasiswa Universitas Life Sciences di Oslo, Norwegia, mendesain dan merakit kendaraan yang diberi nama Roskva ini memakai carbon fiber monocoque frame yang beratnya hanya 25 kg dan kecepatan maksimalnya sampai 110 mph (177 km/jam). Yuk kita intip proses pembuatannya..

Desain awal

Earlier in the development process, the team was considering maximizing aerodynamics by en...

Konsep yang telah di rendering

Concept rendering of the Roskva electric motorcycle before construction began

Injeksi molding ke chasis

Injection molding the chassis

Erik Olsvik, Pål (from HPC) and Hans Ola prepare the molds

Motor ini memakai 414 individual lithium iron phosphate cells

The Roskva motorcycle is powered by 414 individual lithium iron phosphate cells in series

Baterai lalu dibungkus lagi

The lithium iron phosphate cells battery packs fitted into their housings

Karbon chasis sebelum di cat

The carbon fiber chassis on the day before painting

Gearbox

Final drive gear box

Drive shaft

Espen Kultorp with the final version of the drive shaft

Karbon Rim

Funky carbon fiber rims ready for the Roskva

Chasis-nya ringan juga

Lars Norberg demonstrating the weight of the chassis

Dua motor listrik Lynch D135RAGS 

Roskva features two Lynch D135RAGS electric motors from the LEM200 series

Pengujian konfigurasi motor

Testing the twin motor configuration

Test posisi berkendara

Odd Arne Skjong is testing the riding position

Swing Arm siap dipasang

The swing arm ready for fitting

Test pemasangan swing arm

Hans Ola Krog and Erik Olsvik test the swing arm to see if it fits

Motor yang telah jadi dan diberi stiker

Five Norwegian engineering students from the University of Life Sciences in Oslo have desi...

Peluncuran motor

The launch of the Roskva electric motorcycle

Sumber:
Gizmag

Selasa, 09 April 2013

BMW i3 Digendongi Mesin Sepeda Motor

Munich, KompasOtomotif - BMW telah meningkatkan jarak tempuh i3 plug-in hybrid  bermesin 3 silinder dari semula antara 96 km sampai 144 km menjadi 400 km. Bertambahnya rentang jelajah  karena ada penambahan mesin sepeda motor yang berfungsi sebagai generator untuk proses pengisian baterai.

Mesin sepeda motor tersebut dua silinder punya BMW  9tidak disebutkan kapasitasnya) dan diletakkan di bagasi. Penempatan di belakang agarn untuk menghasilkan titik berat di tengah (50:50) dengan pusat gravitasi rendah. Efeknya, mampu memberikan stabilitas yang baik dan daya cengkeram optimal. Ditambah penggunaan suspensi spring struts axle di depan dan multilink belakang berkarakter sport.

Tapi, untuk kenyamanan berkendara, pada i3 bermesin tiga silinder ini tak ditemukan moda Sport maupun Sport+, hanya tersedia "comfort", "Eco Pro" dan Eco Pro+". Untuk pemakaian yang terakhir bisa memperpanjang jarak tempuh menjadi 20 persen bila dibantu dengan membatasi suhu udara di ruang kabin.

Motor listriknya sendiri mempunyai tenaga 170 PS dan mampu melesat 0 - 100 kpj dalam 7,9 detik dengan kecepatan maksimum dibatasi hingga 150 kpj. Kondisi baterai yang sekarang hanya bisa menempuh jarak sampai 144 km. Dengan adanya peningkatan itu, konsumen akan ditawari pilihan.

Untuk fitur, BMW melengkapi dengan teknologi One Pedal Control (kontrol satu pedal untuk akselerasi dan deselerasi berdasarkan injakan pedal), Active Brake Control (aktif hingga 60 kpj, termasuk sensor terhadap pejalan kaki), Park Assist (termasuk navigasi otomatis), Congestion Assist (pantauan kemacetan), Range Assist (penunjuk lokasi pengisian), Precondition Assist (info waktu pendinginan, suhu mesin dan isi ulang baterai—bisa menggunakan koneksi telepon pintar), dan Navigasi Assist (termasuk semua layanan standar sistem navigasi).

Menurut Herbert Diess, Kepala Pengembangan dan Penelitian BMW, seperti dikutip Automotivenews (21/1), varian dengan tambahan mesin sepeda motor ini diperkirakan akan menarik perhatian 50 persen calon pembeli i3. Rencananya penjualan akan dimulai akhir 2013 atau awal tahun depan.


View the original article here

Minggu, 27 Januari 2013

BMW i3 Digendongi Mesin Sepeda Motor

Munich, KompasOtomotif - BMW telah meningkatkan jarak tempuh i3 plug-in hybrid  bermesin 3 silinder dari semula antara 96 km sampai 144 km menjadi 400 km. Bertambahnya rentang jelajah  karena ada penambahan mesin sepeda motor yang berfungsi sebagai generator untuk proses pengisian baterai.

Mesin sepeda motor tersebut dua silinder punya BMW  9tidak disebutkan kapasitasnya) dan diletakkan di bagasi. Penempatan di belakang agarn untuk menghasilkan titik berat di tengah (50:50) dengan pusat gravitasi rendah. Efeknya, mampu memberikan stabilitas yang baik dan daya cengkeram optimal. Ditambah penggunaan suspensi spring struts axle di depan dan multilink belakang berkarakter sport.

Tapi, untuk kenyamanan berkendara, pada i3 bermesin tiga silinder ini tak ditemukan moda Sport maupun Sport+, hanya tersedia "comfort", "Eco Pro" dan Eco Pro+". Untuk pemakaian yang terakhir bisa memperpanjang jarak tempuh menjadi 20 persen bila dibantu dengan membatasi suhu udara di ruang kabin.

Motor listriknya sendiri mempunyai tenaga 170 PS dan mampu melesat 0 - 100 kpj dalam 7,9 detik dengan kecepatan maksimum dibatasi hingga 150 kpj. Kondisi baterai yang sekarang hanya bisa menempuh jarak sampai 144 km. Dengan adanya peningkatan itu, konsumen akan ditawari pilihan.

Untuk fitur, BMW melengkapi dengan teknologi One Pedal Control (kontrol satu pedal untuk akselerasi dan deselerasi berdasarkan injakan pedal), Active Brake Control (aktif hingga 60 kpj, termasuk sensor terhadap pejalan kaki), Park Assist (termasuk navigasi otomatis), Congestion Assist (pantauan kemacetan), Range Assist (penunjuk lokasi pengisian), Precondition Assist (info waktu pendinginan, suhu mesin dan isi ulang baterai—bisa menggunakan koneksi telepon pintar), dan Navigasi Assist (termasuk semua layanan standar sistem navigasi).

Menurut Herbert Diess, Kepala Pengembangan dan Penelitian BMW, seperti dikutip Automotivenews (21/1), varian dengan tambahan mesin sepeda motor ini diperkirakan akan menarik perhatian 50 persen calon pembeli i3. Rencananya penjualan akan dimulai akhir 2013 atau awal tahun depan.


View the original article here