Pages

Tampilkan postingan dengan label Ambil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ambil. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 September 2013

Airlangga Hartarto desak pemerintah ambil alih PT Inalum

Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartarto (FOTO ANTARA)

Saya kira, BUMN kita mampu mengelola inalum, jadi kerjasama dengan perusahaan asing dihentikan saja,"
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Komisi VI DPR-RI, Airlangga Hartarto mendesak pemerintah agar kerjasama antara konsorsium perusahaan Jepang, Nippon Asahan Alumina (NAA) dengan PT Inalum (Indonesia Asahan Alumunium) diakhiri saja dan diambil alih oleh pemerintah Indonesia.

"Saya kira, BUMN kita mampu mengelola inalum, jadi kerjasama dengan perusahaan asing dihentikan saja," kata Airlangga kepada wartawan di Senayan, Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut Airlangga menjelaskan sesuai kontrak antara kedua belah pihak, kerjasama tersebut berakhir  31 Oktober 2013 ini. Karena itu tambah Airlangga sebaiknya, PT Inalum diambil oleh oleh Indonesia.

Menurut Airlangga, penghentian kerjasama tersebut harus segera dilakukan, karena sesungguhnya pemerintah Indonesia mampu melakukan smelting Inalum serta mampu melakukan pendalaman struktur untuk pembangunan refinery (kilang) bouxit, guna memproduksi alumina dalam rangka mengurangi ketergantungan impor bahan baku inalum.

Selain itu, tambahnya, seharusnya ketegasan Indonesia dalam menyelesaikan kontrak Inalum bisa juga dilaksanakan untuk kontrak sejenis di industri migas. Dengan demikian BUMN-BUMN di Indonesia bisa mandiri dan produksi dalam negeri bisa diandalkan.

"Kalau BUMN bisa berproduksi dengan baik, maka kita tidak tergantung lagi pada impor," kata Airlangga.

Tentang kekhawatiran sebagian kalangan, bahwa Inalum tidak dapat dimiliki Indonesia 100 persen dalam waktu dekat jika perundingan belum mencapai kata sepakat, Airlangga mengatakan, seharusnya PT Inalum tetap akan menjadi milik Indonesia pada 1 November mendatang. Karena sesuai kontrak akan berakhir akhir Oktober.

Saat ini 58,8 persen saham Inalum masih dimiliki Jepang, sedangkan Indonesia menguasai 42 persen.

Namun, kata Airlangga, jika terjadi kebuntuan perundingan maka hal itu dapat diselesaikan dengan melibatkan pihak ketiga yakni arbitrase internasional.

"Yang jelas 1 November 2013 Inalum akan beralih ke Indonesia," katanya.

Seperti diberitakan, negosiasi terkait pengambilalihan PT Inalum dari pihak Jepang sampai saat ini masih terus berlangsung. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa maupun Menteri Perindustrian MS Hidayat mengungkapkan, masih terdapat perbedaan dalam nilai aset dari perhitungan kedua belah pihak.

Menteri Perindustrian MS.Hidayat, mengakui hingga saat ini perundingan antara pemerintah Indonesia dengan konsorsium Jepang terkait besaran nilai buku PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), belum juga mencapai titik temu.

Padahal kontrak kerja sama sudah akan berakhir 31 Oktober 2013 mendatang.
(J004/E001)



View the original article here



Peliculas Online

Minggu, 13 Januari 2013

Milan Imbang, Allegri Ambil Positifnya

Genoa - AC Milan tampil tak memuaskan saat bermain imbang 0-0 dalam lawatan ke Sampdoria. Meski cuma dapat satu poin, dalam beberapa hal Massimiliano Allegri mengaku puas dengan penampilan timnya.

Bertandang ke Stadion Luigi Ferraris, Senin (14/1/2013) dinihar WIB, Milan dapat banyak tekanan di babak pertama. Di sekitar 15 menit awal saja Christian Abbiati berjibaku mengamankan gawangnya sampai tiga kali. Penampilan Milan baru membaik di babak kedua, meski itu tak membuat Rossoneri mampu mencetak gol.

Menurut catatan Opta, skor buat Milan skor 0-0 adalah yang pertama diraih setelah dalam 35 pertandingan sebelumnya Milan selalu bikin atau kemasukan gol. Terkait hasil tersebut, Allegri menyebut kalau ada hal positif yang bisa diambil.

"Kami tidak kehilangan poin, jangan lupa kalau yang dihadapi adalah tim yang mengalahkan Juventus pekan lalu. Di babak pertama mereka menekan kami, lalu pemain saya mula menekan mereka dan kami seharusnya bisa lebih baik di sepertiga lapangan," sahut Allegri di Football Italia.

"Kami tetap clean sheet dan itu penting. Kami mengalirkan bola dengan sangat baik, tapi kami harus meningkatkan kecepatan dan melakukannya dengan lebih cepat. Jika kami bisa lebih solid dalam bertahan, maka kamu juga akan lebih terorganisir saat menyerang" lanjutnya.

Yang menarik dari penampilan Milan dinihari tadi adalah dipasangnya Stephan El Shaarawy, M'Baye Niang dan Bojan Krkic sebagai trio di lini depan. Meski tak mencetak gol, ketiga pemain belia tersebut dapat pujian atas performa yang ditunjukkan.

"Kami punya empat bocah di atas lapangan," lanjut Allegri sambil merujuk juga pada Mattia De Sciglio.

"Niang menjalani pertandingan dengan baik, begitu juga dengan De Sciglio. El Shaarawy telah menjalani banyak pertandingan, jadi dia dibayangi rasa lelah. Bojan menunjukkan beberapa hal bagus malam ini. Saya tidak akan bilang kalau tiga striker yang diturunkan adalah sebuah kegagalan. Kami harus menhilangkan kesalahan mendasar dan individual, tapi tim ini terus berkembang," paparnya lagi.


( din / mfi )


View the original article here