Pages

Tampilkan postingan dengan label Kasih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kasih. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 April 2013

Mancini: Terima Kasih Paus Benediktus XVI

MANCHESTER, KOMPAS.com — Pelatih Manchester City, Roberto Mancini, menunjukkan sisi religiusnya sebagai penganut Katolik. Ia pun berkomentar atas rencana mundurnya pimpinan umat Katolik sedunia, Paus Benediktus XVI.

"Terima kasih kepada Paus Benediktus XVI yang sudah mau mengabdikan dirinya selama delapan tahun untuk memberikan pelayanan," ujar pria asal Italia itu saat konferensi pers seusai timnya menaklukkan Chelsea 2-0 pada lanjutan Premier League, Manchester, Senin (25/2/2013).

Mancini menganggap kemenangan itu pantas untuk ia dedikasikan kepada sang Paus. Sebelumnya, saat membawa Citizen juara  musim lalu, Mancio pun tak hentinya berujar bahwa keberhasilnya tak terlepas dari campur tangan Sang Mahakuasa.

Sementara itu, dari hasil pertandingan tadi malam, Manchester City masih tetap bercokol di peringkat dua dengan poin 56, tertinggal 12 angka dari MU dengan 68 poin. Sementara The Blues menguntit di posisi ketiga dengan 49 poin.

Paus Benediktus XVI berencana mundur sebagai pemimpin umat Katolik dunia mulai 28 Februari 2013. Gereja Vatikan akan mengumpulkan kardinal dari berbagai negara untuk memilih paus baru lewat proses yang disebut konklaf.


View the original article here

Rabu, 03 April 2013

Mancini: Terima Kasih Paus Benediktus XVI

MANCHESTER, KOMPAS.com — Pelatih Manchester City, Roberto Mancini, menunjukkan sisi religiusnya sebagai penganut Katolik. Ia pun berkomentar atas rencana mundurnya pimpinan umat Katolik sedunia, Paus Benediktus XVI.

"Terima kasih kepada Paus Benediktus XVI yang sudah mau mengabdikan dirinya selama delapan tahun untuk memberikan pelayanan," ujar pria asal Italia itu saat konferensi pers seusai timnya menaklukkan Chelsea 2-0 pada lanjutan Premier League, Manchester, Senin (25/2/2013).

Mancini menganggap kemenangan itu pantas untuk ia dedikasikan kepada sang Paus. Sebelumnya, saat membawa Citizen juara  musim lalu, Mancio pun tak hentinya berujar bahwa keberhasilnya tak terlepas dari campur tangan Sang Mahakuasa.

Sementara itu, dari hasil pertandingan tadi malam, Manchester City masih tetap bercokol di peringkat dua dengan poin 56, tertinggal 12 angka dari MU dengan 68 poin. Sementara The Blues menguntit di posisi ketiga dengan 49 poin.

Paus Benediktus XVI berencana mundur sebagai pemimpin umat Katolik dunia mulai 28 Februari 2013. Gereja Vatikan akan mengumpulkan kardinal dari berbagai negara untuk memilih paus baru lewat proses yang disebut konklaf.


View the original article here

Strama: Terima Kasih, Handanovic

Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni.

MILAN, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni, berpendapat, hasil imbang 1-1 merupakan hasil yang pantas bagi timnya dan AC Milan dalam Derby della Madonnina di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu atau Senin (25/2/2013) dini hari WIB. Strama pun berterima kasih kepada kiper Samir Handanovic atas beberapa penyelamatan gemilang di bawah mistar La Beneamata, terutama yang dilakukannya pada babak pertama.

Inter sempat tertinggal lebih dulu oleh gol kreasi Stephan El Shaarawy pada menit ke-21.  Ezequiel Schelotto akhirnya mampu menyelamatkan Inter dari kekalahan setelah bola tandukan terukurnya berhasil menaklukkan Christian Abiatti pada menit ke-71.  

Pujian pun pantas diberikan kepada Handanovic. Kiper asal Slovenia tersebut beberapa kali berhasil mempertontonkan penyelamatan gemilang. Salah satunya, Handanovic berhasil mementahkan tendangan bebas Mario Balotelli pada menit ke-33.

"Secara keseluruhan, ini hasil yang pantas. Milan tampil bagus pada babak pertama dan membuat kami tertekan. Namun, Inter berhasil keluar dengan semangat dan permainan yang berbeda. Terima kasih juga untuk penyelamatan Samir Handanovic. Imbang merupakan hasil yang pantas," papar Strama.

Inter memang tampil berbeda pada babak kedua. Javier Zanetti dan kawan-kawan lebih menguasai permainan daripada babak pertama. "Saya tidak bisa menjelaskan apa yang telah saya lakukan sebagai pelatih. Tentunya, siapa pun yang melihat timnya menderita, akan berusaha menolongnya. Saya bisa memberi kontribusi di ruang ganti, tetapi pujian hanya layak dialamatkan kepada para pemain. Saya mengakui, pada babak pertama Milan bisa mencetak gol melebihi gol balasan yang kami ciptakan," tegas Stramaccioni. (FBI)


View the original article here

Senin, 25 Februari 2013

Mancini: Terima Kasih Paus Benediktus XVI

MANCHESTER, KOMPAS.com — Pelatih Manchester City, Roberto Mancini, menunjukkan sisi religiusnya sebagai penganut Katolik. Ia pun berkomentar atas rencana mundurnya pimpinan umat Katolik sedunia, Paus Benediktus XVI.

"Terima kasih kepada Paus Benediktus XVI yang sudah mau mengabdikan dirinya selama delapan tahun untuk memberikan pelayanan," ujar pria asal Italia itu saat konferensi pers seusai timnya menaklukkan Chelsea 2-0 pada lanjutan Premier League, Manchester, Senin (25/2/2013).

Mancini menganggap kemenangan itu pantas untuk ia dedikasikan kepada sang Paus. Sebelumnya, saat membawa Citizen juara  musim lalu, Mancio pun tak hentinya berujar bahwa keberhasilnya tak terlepas dari campur tangan Sang Mahakuasa.

Sementara itu, dari hasil pertandingan tadi malam, Manchester City masih tetap bercokol di peringkat dua dengan poin 56, tertinggal 12 angka dari MU dengan 68 poin. Sementara The Blues menguntit di posisi ketiga dengan 49 poin.

Paus Benediktus XVI berencana mundur sebagai pemimpin umat Katolik dunia mulai 28 Februari 2013. Gereja Vatikan akan mengumpulkan kardinal dari berbagai negara untuk memilih paus baru lewat proses yang disebut konklaf.


View the original article here

Strama: Terima Kasih, Handanovic

Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni.

MILAN, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni, berpendapat, hasil imbang 1-1 merupakan hasil yang pantas bagi timnya dan AC Milan dalam Derby della Madonnina di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu atau Senin (25/2/2013) dini hari WIB. Strama pun berterima kasih kepada kiper Samir Handanovic atas beberapa penyelamatan gemilang di bawah mistar La Beneamata, terutama yang dilakukannya pada babak pertama.

Inter sempat tertinggal lebih dulu oleh gol kreasi Stephan El Shaarawy pada menit ke-21.  Ezequiel Schelotto akhirnya mampu menyelamatkan Inter dari kekalahan setelah bola tandukan terukurnya berhasil menaklukkan Christian Abiatti pada menit ke-71.  

Pujian pun pantas diberikan kepada Handanovic. Kiper asal Slovenia tersebut beberapa kali berhasil mempertontonkan penyelamatan gemilang. Salah satunya, Handanovic berhasil mementahkan tendangan bebas Mario Balotelli pada menit ke-33.

"Secara keseluruhan, ini hasil yang pantas. Milan tampil bagus pada babak pertama dan membuat kami tertekan. Namun, Inter berhasil keluar dengan semangat dan permainan yang berbeda. Terima kasih juga untuk penyelamatan Samir Handanovic. Imbang merupakan hasil yang pantas," papar Strama.

Inter memang tampil berbeda pada babak kedua. Javier Zanetti dan kawan-kawan lebih menguasai permainan daripada babak pertama. "Saya tidak bisa menjelaskan apa yang telah saya lakukan sebagai pelatih. Tentunya, siapa pun yang melihat timnya menderita, akan berusaha menolongnya. Saya bisa memberi kontribusi di ruang ganti, tetapi pujian hanya layak dialamatkan kepada para pemain. Saya mengakui, pada babak pertama Milan bisa mencetak gol melebihi gol balasan yang kami ciptakan," tegas Stramaccioni. (FBI)


View the original article here