Pages

Tampilkan postingan dengan label Kamis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kamis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 September 2013

Kurs Rupiah Kamis pagi menguat 150 poin

dolar AS (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Melambatnya ekonomi AS tentu akan berdampak juga pada global, termasuk Indonesia
Jakarta (ANTARA News) - Mata uang rupiah pada Kamis pagi bergerak menguat sebesar 150 poin terhadp dolar AS menyusul pelaku pasar uang yang khawatir terhadap batas utang Amerika Serikat.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak menguat sebesar 150 poin menjadi Rp11.310 dibanding posisi sebelumnya di Rp11.460 per dolar AS.

"Penguatan dolar AS tertahan terhadap mata uang dunia, termasuk rupiah seiring merebaknya kekhawatiran pasar tentang kebuntuan keputusan Kongres AS perihal pembatasan utang (debt ceiling) yang mendekati batas maksimal," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis.

Ia menambahkan ketidakpastian tentang kapan bank sentral AS akan mulai mengurangi stimulus moneternya juga turut membebani mata uang dolar AS.

"Resiko kegagalan untuk memperpanjang pinjaman AS berpotensi menghasilkan `default` pada utang negara, kondisi itu bisa merusak kepercayaan investor internasional terhadap aset-aset dolar AS," kata dia.

Sementara itu, Analis Pasar Uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto mengatakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah akan tetap stabil menyusul Bank Indonesia akan tetap melakukan intervensi.

"Sentimen yang mudah berubah mendorong BI menjaga fluktuasi mata uang domestik tidak terlalu tinggi," kata dia.

Terkait perdebatan batas utang AS, Ruly menilai dampaknya akan negatif ke pasar keuangan jika tidak terjadi kesepakatan untuk menaikan batas utang AS dikarenakan kondisi itu akan menahan aktivitas AS, dengan demikian ekonomi bisa semakin melambat.

"Melambatnya ekonomi AS tentu akan berdampak juga pada global, termasuk Indonesia," kata dia.

Dari dalam negeri, lanjut Rully, juga belum ada sentimen yang mendorong penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Pada kuartal kedua ini pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi akan melambat dibanding periode sebelumnya.



View the original article here



Peliculas Online

Selasa, 09 April 2013

Bupati Garut Pengganti Aceng Dilantik Kamis

Bupati Garut Pengganti Aceng Dilantik Kamis KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Anggota DPRD Garut menggelar Sidang Paripurna terkait pelanggaran etika oleh Bupati Garut Aceng HM Fikri di ruang Sidang DPRD Garut, Jawa Barat, Jumat (21/12/2012). Putusan DPRD menyetujui rekomendasi temuan pansus yang diteruskan ke Mahkamah Agung.

GARUT, KOMPAS.com - Bupati Garut pengganti Aceng HM Fikri, akan dilantik dan resmi menjabat kepala daerah pada Kamis (4/4/2013) mendatang. Bupati baru adalah Agus Hamdani, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Garut.

"Yang paling disiapkan nantinya saat pelantikan adalah keamanan. Meski sampai saat ini belum ada informasi pengerahan massa untuk turun ke jalan saat prosesi nanti," terang Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Iman Alirahman, di Garut, Senin (1/4/2013).

Iman menambahkan, pelantikan akan dilaksanakan di Gedung DPRD Garut, melalui rapat paripurna istimewa. Berbeda dengan paripurna biasanya, saat acara pelantikan nantinya, kehadiran anggota dewan tidak perlu mencapai kuorum. Meskipun demikian, pihaknya berharap semua anggota dewan bisa hadir saat acara pelantikan nantinya.

"Pelantikan akan dilaksanakan oleh Gubernur Jawa Barat. Pak Gubernur pun bijak dan paham kebutuhan Pemerintah Garut yang selama ini tanpa kepala daerah definitif," terang Iman.

Sebelumnya, mantan Bupati Garut Aceng HM Fikri, resmi dicopot jabatannya melalui SK Presiden RI, setelah dinyatakan terbukti melanggar undang-undang dan sumpah janji jabatan.

Aceng diketahui menikah siri singkat selama empat hari, dengan seorang remaja bernama Fani Oktora (18), asal Limbangan, Garut. Sampai akhirnya terjadi kekecewaan masyarakat Garut, dan meminta Aceng untuk mundur dari jabatannya melalui gelombang aksi demo.


View the original article here

Rabu, 03 April 2013

Bupati Garut Pengganti Aceng Dilantik Kamis

Bupati Garut Pengganti Aceng Dilantik Kamis KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Anggota DPRD Garut menggelar Sidang Paripurna terkait pelanggaran etika oleh Bupati Garut Aceng HM Fikri di ruang Sidang DPRD Garut, Jawa Barat, Jumat (21/12/2012). Putusan DPRD menyetujui rekomendasi temuan pansus yang diteruskan ke Mahkamah Agung.

GARUT, KOMPAS.com - Bupati Garut pengganti Aceng HM Fikri, akan dilantik dan resmi menjabat kepala daerah pada Kamis (4/4/2013) mendatang. Bupati baru adalah Agus Hamdani, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Garut.

"Yang paling disiapkan nantinya saat pelantikan adalah keamanan. Meski sampai saat ini belum ada informasi pengerahan massa untuk turun ke jalan saat prosesi nanti," terang Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Iman Alirahman, di Garut, Senin (1/4/2013).

Iman menambahkan, pelantikan akan dilaksanakan di Gedung DPRD Garut, melalui rapat paripurna istimewa. Berbeda dengan paripurna biasanya, saat acara pelantikan nantinya, kehadiran anggota dewan tidak perlu mencapai kuorum. Meskipun demikian, pihaknya berharap semua anggota dewan bisa hadir saat acara pelantikan nantinya.

"Pelantikan akan dilaksanakan oleh Gubernur Jawa Barat. Pak Gubernur pun bijak dan paham kebutuhan Pemerintah Garut yang selama ini tanpa kepala daerah definitif," terang Iman.

Sebelumnya, mantan Bupati Garut Aceng HM Fikri, resmi dicopot jabatannya melalui SK Presiden RI, setelah dinyatakan terbukti melanggar undang-undang dan sumpah janji jabatan.

Aceng diketahui menikah siri singkat selama empat hari, dengan seorang remaja bernama Fani Oktora (18), asal Limbangan, Garut. Sampai akhirnya terjadi kekecewaan masyarakat Garut, dan meminta Aceng untuk mundur dari jabatannya melalui gelombang aksi demo.


View the original article here