Pages

Senin, 25 Februari 2013

Handanovic: Tugasku Menyelamatkan Gawang Inter

Kiper Inter Milan, Samir Handanovic (kanan), berebut bola dengan penyerang AC Milan, Mario Balotelli, pada laga Serie-A, di Giuseppe Meazza, Minggu (24/2/2013).

MILAN, KOMPAS.com - Kiper Inter Milan, Samir Handanovic, menilai tak ada yang istimewa dari performanya pada Derby della Madonnina, di Giuseppe Meazza, Minggu (24/2/2013).

Laga itu berakhir 1-1. Sementara gol Inter diciptakan Ezequiel Matias Schelotto pada menit ke-71, gol Milan dicetak Stephan El Shaarawy pada menit ke-21.

Sepanjang laga, menurut catatan Lega Serie-A, Inter menguasai bola sebanyak 46 persen dan menciptakan enam peluang emas dari sepuluh percobaan, sementara Milan melepaskan enam tembakan titis dari 18 usaha.

"Mencegah gol tercipta adalah pekerjaanku dan Anda tak bisa mengharapkan tak melakukan penyelamatan pada pertandingan derbi," ujar Handanovic.

"Semua penyelamatan yang Anda lakukan itu sulit. Anda tak bisa mengatakan bahwa penyelamatan tertentu lebih sulit dari yang lain. Namun, aku gembira karena satu penyelamatanku, yaitu ketika aku menjatuhkan diri di kaki (penyerang Milan) Mario Balotelli."

"Aku tak akan memberi nilai sepuluh untuk penampilanku. Orang lainlah yang perlu melakukan itu."

"Kiper di Serie-A? Menurutku ada satu kiper yang lebih baik dari yang lain. Ada lima atau enam kiper top, tetapi tak banyak yang bisa dipilih dari mereka."

"Untuk performa kiper pada laga hari Minggu (24/2/2013), menurutku, penyelamatan (kiper Juventus) penyelamatan Gianluigi Buffon pada laga melawan Siena adalah yang terbaik," tuturnya.


View the original article here

0 komentar:

Posting Komentar